REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAILIAT -- Nilai Ujian Nasional (UN)
tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) bisa menjadi standarisasi masuk
Perguruan Tinggi (PT). Karena, soal tes masuk PT hampir sama dengan soal
UN tersebut.
Wakil Direktur II Politeknik Manufaktur (Polman) Negeri Bangka
Belitung, Harwadi, di Sungailiat, Ahad, menjelaskan Polman setuju jika
nilai UN dijadikan standarisasi masuk PT. Karena, ada persamaan soal tes
dan berguna untuk menekan biaya menyelenggarakan tes setiap tahunnya.
Pernyataan tersebut disampaikannya menanggapi semakin tingginya
standarisasi kelulusan siswa setiap UN yang dilaksanakan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Nilai UN bisa menjadi
standarisasi masuk PT saat ini telah menuai pro kontra di berbagai
kalangan. Karena di satu sisi, ada yang menilai hasil penerimaan
mahasiswa baru tidak perlu lagi melalui jalur tes masuk PT. Namun, hal
tersebut cukup dengan menggunakan nilai UN.
Namun di sisi lain, ada yang menganggap nilai UN tidak bisa menjadi
standarisasi masuk PT. Karena, nilai UN yang besar i belum tentu sesuai
dengan tingkat kemampuan anak yang bersangkutan. Sehingga, setiap PT
harus melakukan tes tertulis dalam menyeleksi calon mahasiswanya.
"Guna mengimplementasikan nilai UN menjadi standarisasi masuk PT,
tentunya membutuhkan ketegasan dari Kemendikbud dan pihak terkait
lainnya agar tidak menimbulkan permasalahan baru,'' katanya. ''Selain
menghemat pengeluaran untuk menyelenggarakan seleksi masuk PT, nilai UN
menjadi standarisasi masuk PT juga meringankan beban para siswa yang
akan mendaftarkan diri di Perguruan Tinggi tertentu.''
|

0 komentar :
Posting Komentar