MENGAPA LES PRIVAT SAAT INI MENJADI PENTING?

Ketika materi pelajaran dirasa semakin sulit dan penjelasan guru di sekolah kurang dapat dipahami karena keterbatasan waktu. Maka, saat itulah siswa harus dapat mempelajarinya kembali dirumah. Untuk lebih mudahnya, seorang guru privat dapat membantu siswa dalam mengulas materi di sekolah, mengasah materi dengan latihan soal, atau membantu mengerjakan tugas di sekolah.

PRA SD - TK A dan TK B

Membaca saat ini adalah hal terpenting ketika seorang anak akan memasuki sekolah dasar. Ketika anak belum terlalu lancar dalam membaca, terkadang akan menjadi beban pikiran orang tua. Les Privat Surabaya Bintang Smart, dapat membantu memberikan solusi dengan mengirimkan seorang guru les khusus untuk latihan membaca. Sehingga diharapkan anak dalam waktu 1-2 bulan lancar membaca.

Kenapa banyak siswa yang Les Privat di Bintang Smart?

Guru les berkompeten sesuai dengan jurusan masing-masing. Biaya terjangkau, pembayaran mudah, dan praktis. Dan apabil guru tidak cocok bisa ganti. Jadwal menyesuaikan waktu siswa.

Les kemampuan berbahasa dan bakat.

Les privat Surabaya Bintang Smart melayani les privat bahasa. Antara lain Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Jerman. Sedangkan untuk soft skill bisa diasah dengan les MENGAJI (BTAQ anak dewasa), Musik (seperti Gitar, Piano-Keyboard, Bass, dan Biola), Renang, dan Komputer (Ms, Teknik)

Mengenai Les Privat Bintang Smart Surabaya

Berdiri sejak September 2009 oleh Destin R. Wijayanti, M.Pd yang mempunyai bekal pendidikan lulusan Universitas Negeri Surabaya. Mempunyai banyak guru berkompeten sesuai bidangnya masing-masing. Les privat ini berada di daerah Wiyung, Surabaya Barat. Guru tersebar di seluruh wilayah Surabaya, Sidoarjo, Krian, Driyorejo.

Senin, 19 Maret 2012

Manfaat Les Privat (2)

Ketika anak mendapat pelajaran di sekolah, tidak semua pelajaran bisa ditangkap oleh anak. Ketika mereka belajar di rumah, mereka bisa saja kesulitan mengerti tentang kata-kata baru yang ada dalam materi pelajaran. Sehingga ketika mereka depresi dan tidak bisa mengerjakan ulangan. Maka mereka membutuhkan sebuah metoda pengajaran baru yang dapat mengarahkan mereka untuk mencapai prestasi yang lebih baik.  Banyak buku yang dapat membantu anak untuk belajar sendiri dengan dibantu oleh sistem pengajaran yang dapat dipraktekkan sendiri. Namun, tentu saja banyak kendala yang harus dihadapi dengan cara belajar seperti ini. Waktu menjadi tidak efektif karena harus melakukan berbagai eksperimen dan coba-coba. Di samping itu, tidak adanya metoda yang mengarahkan cara belajar dan apa yang harus dipelajari pun akan sangat mengurangi efektivitas metoda belajar seperti ini.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan anak memahami pelajaran di sekolahnya, antara lain cara mengajar gurunya di sekolah yang kurang dipahami atau tak disukai sang anak. Atau, kondisi belajar yang kurang kondusif, misalnya ruang kelas terlalu ramai dan berisik sehingga menganggu konsentrasi belajarnya.

Jika kita amati, selain belajar di sekolah, anak perlu mengulang pelajarannya di luar sekolah. Sayangnya, tak sedikit orang tua yang kesulitan mendampingi anaknya belajar di rumah karena kesibukannya, atau pelajaran sang anak belum tentu dipahami orang tuanya.

Lingkungan tempat les belajar (Bimbel) anak Anda biasanya akan berbeda dengan lingkungan di  sekolah formal, karena teman-temannya juga akan berbeda, sehingga sangat penting memang untuk memperhatikan lingkungan tempat les yang akan dimasuki anak Sebagai contoh, belajar di kelas reguler dengan guru dan banyak siswa lain adalah hal yang menyenangkan. Kita dapat mengukur kemampuan diri dibandingkan siswa lainnya. Beragam kerumitan dan kesulitan seputar penguasaan software dapat dikaji dan ditelaah bersama. Dengan demikian, kelas reguler tetap menjadi pilihan terbaik dan hemat biaya. Sistem pembelajaran yang sistematis akan mempercepat penguasaan software. Suasana yang kondusif sangat mendukung semangat belajar yang optimal. Namun, ternyata banyak dari kita yang hanya memiliki waktu sangat terbatas. Atau justru tidak dapat mengikuti kelas reguler disebabkan oleh faktor non-teknis.

Jangan terjebak dengan biaya les yang murah,  kalau lingkungan tempat les anak Anda berisi anak-anak yang sering jajan, maka ada kecenderungan anak Anda juga akan mengikutinya. Sehingga bisa berakibat si anak menjadi lebih boros dan tidak lagi fokus kepada proses belajarnya, malahan mungkin bisa jadi ia sibuk jajan dan bermain dengan teman-temannya tadi.

Contoh lainnya, ternyata teman-teman les si anak adalah anak-anak yang berperilaku kurang sopan dan sukanya main-main. Hal itu tentu sedikit banyak bisa berpengaruh terhadap diri si anak. Kalau ia tidak cocok, maka ia akan cenderung menyendiri. Tetapi kalau ia cocok dan ingin ikut-ikutan, maka ia bisa saja jadi berperilaku seperti teman-temannya tadi. Jadi, sekali lagi, lingkungan belajar yang baik, akan memberikan manfaat yang baik pula bagi anak Anda. Ujung-ujungnya, lagi-lagi, uang yang Anda keluarkan tidak akan sia-sia kalau memang Anda bisa memilih tempat les yang memiliki lingkungan yang baik.
Jadi jangan asal memilih les karena murahnya sedangkan lingkungannya kurang mendukung kegiatan belajar anak. Ada cara yang lebih efektif dalam memfasilitasi belajar anak yaitu dengan les privat di rumah sendiri, dengan les privat:
  • Belajarnya anak lebih terpantau oleh orang tua. Karena kegiatan belajarnya di rumah.
  • Anak akan lebih terbuka berkaitan dengan materi pelajaran yang dianggapnya sulit.
  • Anak akan lebih kosentrasi belajarnya karena tidak ada yang mengganggu.
  • Anak juga berkesempatan mengulang kembali pelajaran sekolah untuk bisa lebih dipahami lagi. Karena, materi pelajaran tentu akan lebih mudah diingat bila dipelajari berulang-ulang.

Mengikuti Kursus secara Private adalah solusi terbaik untuk belajar secara efektif bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu. Dengan dibimbing oleh guru yang handal dan berpengalaman akan mempercepat penguasaan software dan bertambahnya wawasan serta transfer ilmu dari berbagai kasus yang sering ditemui di lapangan, berikut solusinya. Sistem satu guru untuk satu siswa atau satu guru untuk beberapa siswa, jelas akan menghasilkan siswa yang prima dan sistem pembelajaran yang sangat efektif. Jadwal yang fleksibel dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan siswa dalam menyerap materi pelajaran.

Didasari hal di atas, menjadi suatu kebanggaan bagi kami untuk bisa turut serta mencerdaskan generasi mendatang dengan memberikan kemudahan untuk dapat menentukan waktu belajar yang fleksibel. Anak akan dibimbing oleh guru profesional yang telah memiliki pengalaman mengajar dan praktik profesi.

Prestasi belajar anak akan meningkat  dengan adanya perhatian orang tua. Bentuk perhatian orang tua tidak hanya dari segi makanan untuk asupan gizi yang diperlukan anak,  atau dengan memperhatikan keperluan belajarnya atau memantau waktu belajarnya, sebenarnya ada yang lebih penting lagi dan ini nyaris tak terperhatikan orang tua yaitu  pemahaman dari yang dipelajarinya. Kadang anak anak akan merasa putus asa bila ada yang tidak dimengertinya dan dirumah tidak ada yang bisa menjelaskan permasalannya, lebih berbahaya lagi  bila hal ini tak terselesaikan anak menjadi malas belajar.

Sebenarnya bila anak bisa memaksimalkan belajar nya di sekolah,  anak tidak perlu mengulang kembali materi pelajarannya dirumah. Tapi bagi anak yang tidak bisa memaksimalkan belajar di sekolah tentu sangat perlu mengulang pelajarannya di rumah.

Disinilah perlunya anak memiliki teman belajar. Teman belajar yang dimaksud adalah orang  yang bisa menemani belajar, bisa teman sekolah, orang tua, kakak,  maupun orang lain yang menjual jasa bimbingan belajar (privat).

Demikianlah apa yang menjadi bahan pemikiran saya.  Semoga bisa menjadi bahan masukan dan saran untuk menumbuhkan minat belajar yang tinggi dari anak-anak kita.
sumber ***

Kapan anak sebaiknya mulai belajar membaca?

Kapan anak sebaiknya mulai belajar membaca? Ada yang mengatakan saat akan masuk Sekolah Dasar (SD) atau saat di Taman Kanak-kanak. Tapi sebuah penelitian menemukan anak yang diajarkan membaca saat berusia 7 tahun memiliki kecepatan belajar yang sama seperti anak berusia 4 tahun.

Temuan tersebut berdasarkan riset yang dilakukan University of Warwick yang diterbitkan dalam British Journal of Educational Psychology. Riset tersebut diawali keinginan Dr Julia Carroll dan Anna Cunningham dari Departemen Psikologi University of Warwick, yang ingin mencari tahu apakah anak-anak yang lebih tua lebih cepat belajar membaca.

Keduanya lalu mengetes keterampilan baca anak-anak yang bersekolah di sekolah negeri sejak berusia 4 tahun. Kemudian membandingkan hasilnya dengan anak-anak yang diajarkan di sekolah Steiner, di mana pengajaran membaca secara formal hanya diberikan ketika anak-anak berusia 7 tahun.

Tim peneliti menguji 30 anak-anak sekolah Steiner yang berusia dari 7-9 tahun kemudian membandingkan hasilnya dengan kelompok kontrol yang terdiri dari 31 anak berusia 4-6 tahun yang bersekolah di sekolah negeri.

Di sekolah Steiner, murid sekolah tidak diajari membaca sebelum berusia 7 tahun dengan pertimbangan bahwa anak-anak akan lebih efektif mempelajari berbagai keterampilan jika memiliki lebih banyak waktu untuk berkembang secara emosi dan sosial.

Namun menurut Dr Carroll, perkembangan emosi dan sosial tampaknya sesuai dengan keterampilan membaca. Dalam studinya kedua kelompok anak-anak menunjukkan kemajuan yang sama dalam membaca selama tahun pertama mereka bersekolah.

“Di Inggris, kami mulai bersekolah pada usia yang relatif muda dan seringkali orang berpendapat bahwa akan lebih baik bagi anak-anak jika mulai belajar membaca pada usia yang lebih tua. Namun, pendapat ini biasanya didasarkan pada perkiraan saja. Sekolah Steiner memberikan contoh alami karena murid-muridnya baru mulai belajar membaca setelah berusia 7 tahun,” kata Dr. Carroll seperti dikutip dari Medicalxpress, Sabtu (15/10/2011).

Saat ini ada sekitar 25 sekolah Steiner di Inggris yang menawarkan alternatif baru yang berbeda dengan kurikulum nasional. Sekolah-sekolah baru ini menerapkan konsep Sekolah Gratis sesuai inisiatif pemerintah Inggris.

*http://fbifm.com/livestyle/kapan-anak-sebaiknya-mulai-belajar-membaca/

Mengapa harus les privat?

Saat ini dunia pendidikan berkembang dengan pesat.  Standar naik kelas, kelulusan, ujian masuk sekolah, hingga ujian masuk universitas semakin tinggi ditetapkan setiap hari.  Sayangnya, hal ini sangat jarang diimbangi dengan peningkatan pembelajar berkualitas di sekolah maupun intitusi formal yang ada. Maka, tak sedikit siswa yang menempuh pembelajaran setelah lepas sekolah, misal mengikuti kursus, bimbingan belajar maupun les/kursus privat.

Namun kali ini kita akan membahas beberapa keunggulan kursus privat.  Dengan sifatnya yang lebih personal, kursus privat memiliki beberapa keunggulan dibanding alternatif pembelajaran lainnya, sebagai berikut:
  1. Belajar menjadi lebih menyenangkan karena guru memposisikan diri sebagai sahabat.
  2. Siswa menjadi tidak sungkan untuk bertanya semua hal tentang kesulitan belajar yang dialaminya di Sekolah.
  3. Monitoring siswa yang intensif baik dari guru maupun orang tua siswa.
  4. Sistem belajar yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan siswa
  5. Siswa akan lebih termotivasi untuk belajar di Rumah karena ada guru yang selalu siap untuk diajak konsultasi.
  6. Kecepatan pembelajaran, dapat disesuaikan dengan kecepatan pemahaman oleh siswa. Sehingga semua materi dapat dipahami oleh siswa
  7. Memanfaatkan waktu luang di rumah untuk belajar

Hati-hati ! STRES pada anak ..

 


Potensi anak ibarat balon. Ada yang besar dan ada yang kecil. Tidak hanya poensi kearah yang baik, tetapi termasuk di dalamnya adalah potensi lain yang sebenarnya tidak bagus untuk anak. Semakin banyak udara di pompa ke dalamnya maka akan semakin besarlah balon tersebut. Tumbuh kembangnya potensi anak tergantung pada pembelajaran yang terus diterimanya. Pembelajaran yang tak lain bertujuan menghasilkan anak-anak yang mandiri. Bukan hanya mandiri dalam mencari nafkah, tetapi juga mandiri mengembangkan kemampuan fisik, mental, sosial dan sisi emosionalnya.

Perkembangan jaman membuat anak-anak, tidak hanya di kota besar, tetapi bahkan di wilayah pedesaan mengalami gejolak kebudayaan. Orang tua yang sibuk, cepatnya perkembangan pengetahuan berkat informasi yang mengalir bagaikan sumber air di pegunungan, tuntutan menguasai berbagai ketrampilan, kemampuan menyesuaikan diri dengan kehidupan masa kini, serta gencarnya serbuan informasi dan budaya asing membuat anak mudah kehilangan arah. Munculah tekanan yang mengakibatkan stress.

Peran keluarga dalam proses tumbuh kembangnya anak sangatlah penting. Membawa anak menjelajahi lingkungan dan membiasakan menjalin hubungan antar sesama, selain menimbulkan penghayatan yang mendalam juga akan membukakan pikiran, wawasan, serta perkembangan pribadi anak. Diperlukan kerjasama terpadu antara orang tua, pendidikan sekolah, luar sekolah dan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran.

Selain hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan psikologi, makanan yang di berikan untuk anak juga perlu diperhatikan dengan baik. Berdasar kajian hasil riset, diperoleh data bahwa beberapa kandungan dalam makanan mempunyai peran terhadap terciptanya stress anak. Gejala stress pada anak akan meningkat apabila terlalu banyak mengkonsumsi gula dan kafein, yang sering terdapat dalam kue, kudapan, biskuit, cake, permen dan beberapa makanan yang lain.

Bagaimana pengaruh stress terhadap tumbuh kembangnya anak?
stress yang hebat lambat laun akan mempengaruhitubuh anak. Tidak hanya berpengaruh secara fisik saja, stress juga sangat mempengaruhi terhadap sisi psikologi dan emosi si anak. Rasa was-was, cepat marah, frustasi, kesulitan bersosialisasi atau menyesuaikan diri, dan lambatnya reaksi merupakan beberapa akibat yang ditimbulkan oleh stres.

Dengan berbagai hal yang memungkinkan terjadinya stres pada anak, perlulah kiranya orang tua memberikan perhatian yang lebih, dalam arti memberikan perhatian yang mampu menghindarkan anak-anak untuk mengalami stres. Perhatian dalam bentuk kasih sayang, menjaga makanan, melatih anak bersosialisasi, tidak menakuti anak dan terutama memberi teladan kepada anak untuk selalu dekat dengan tuhan.